Kalabahi - STKIP Muhammadiyah
Kalabahi menggelar kegiatan
Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun Akademik
2026/2027 di lantai 3 Aula
Kampus STKIP
Muhammadiyah Kalabahi, Rabu, 19 Agustus 2026.
Kegiatan ini menjadi
momentum awal bagi mahasiswa baru untuk mengenal lingkungan perguruan tinggi,
sistem akademik, kehidupan kemahasiswaan, serta nilai-nilai yang menjadi dasar
dalam menjalani proses pendidikan di STKIP Muhammadiyah Kalabahi.
kegiatan ini mengusung tema “Membangun
Generasi yang Islami, Unggul dan Berdaya Saing Global Berbasis Karakter, IPTEK
serta Kebhinekaan.”
Sebanyak 131 mahasiswa
baru mengikuti kegiatan tersebut. Mereka terdiri dari 59 mahasiswa Program
Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan , 18 mahasiswa Program Studi
Pendidikan Matematika, 19 mahasiswa Program Studi Pendidikan Jasmani dan
Pelatihan Olahraga, 31 mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, serta empat mahasiswa
Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi yang merupakan program studi baru.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Utama Kampus STKIP Muhammadiyah
Kalabahi ini dihadiri Ketua BPH STKIP Muhammadiyah Kalabahi
Haji Ishak Djawa, S.Sos, Ketua STKIP Muhammadiyah
Kalabahi Muhammad Abdullah, S.Sos., M.Pd, Ketua Senat STKIP Muhammadiyah Kalabahi Ismail Tamal
Biat, M.Pd, Wakil Ketua 1, Ketua dan Sekretaris Program
Studi, para dosen dan tenaga kependidikan, panitia penyelenggara,serta
mahasiswa baru.
Rangkaian kegiatan
PKKMB diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, kemudian dilanjutkan dengan
menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya yang diikuti seluruh peserta dan
undangan.
![]() |
| Laporan Panitia PKKM |
Setelah itu, acara dilanjutkan dengan laporan Panitia PKKMB oleh Munandar M. Abdullah, S.Sos., M.Pd selaku ketua Panitia. Dalam laporan Panitia munandar mengatakan bahwa kegiatan PKKMB ini adalah kegiatan Wajib yang harus di ikuti oleh mahasiswa baru yang mendaftar di perguruan tinggi.
Selanjutnya Ketua BPH STKIP
Muhammadiyah Kalabahi, Haji
Ishak
Djawa, S.Sos,
dalam sambutannya mengingatkan mahasiswa baru bahwa memasuki perguruan tinggi
merupakan tahap baru dalam perjalanan pendidikan.
![]() |
| Sambutan Ketua BPH STKIP Muhammadiyah Kalabahi |
“Setelah lepas dari SMA/MA, hari ini Anda sudah masuk
perguruan tinggi. Sebutannya tidak lagi siswa, tetapi mahasiswa,” ujarnya.
Ia menjelaskan, melalui
PKKMB mahasiswa akan mendapatkan pembekalan mengenai tata cara kehidupan
akademik di perguruan tinggi, mulai dari proses perkuliahan, pengambilan Kartu
Rencana Studi (KRS), Kartu
Rencana Ujian (KRU), pengisian Kartu Hasil Studi (KHS), peran
Dosen Pembimbing Akademik (DPA), hingga berbagai ketentuan akademik lainnya.
Menurutnya, mahasiswa
merupakan calon intelektual yang diharapkan setelah menyelesaikan pendidikan
mampu menjadi cendekiawan yang bermanfaat bagi keluarga, agama, bangsa dan
negara.
Karena itu, ia
menekankan pentingnya etika dan moral dalam kehidupan mahasiswa.
“Yang paling ditekankan
di sini adalah etika dan moral. Jadilah mahasiswa yang menghormati orang tua
dan memiliki akhlak yang baik,” pesannya.
Haji Ishak, S.Sos juga mengingatkan mahasiswa
agar tidak melupakan orang tua selama menjalani proses pendidikan.
“Ketika Anda datang di
sini, ada orang yang sedang menunggu Anda di rumah. Ada yang sedang mendoakan
Anda. Kalau tidak ada aktivitas di kampus, setelah keluar dari kampus,
pulanglah ke rumah,” katanya.
Sementara itu, Ketua
STKIP Muhammadiyah Kalabahi, Muhammad Abdullah, S.Sos., M.Pd, menyampaikan
ucapan selamat datang kepada seluruh mahasiswa baru yang resmi menjadi bagian
dari keluarga besar STKIP Muhammadiyah Kalabahi.
![]() |
| Sambutan Ketua STKIP Muhammadiyah Kalabhi |
“Selamat datang dan
selamat bergabung di STKIP Muhammadiyah Kalabahi. Ini adalah rumah kita, wadah
kita, dan langkah awal untuk menjadi seorang guru, menjadi calon guru yang ke
depan akan membimbing dan mengajarkan siswa-siswi,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, PKKMB
penting dilaksanakan karena mahasiswa baru berasal dari berbagai
latar belakang sekolah, suku, etnis,
agama dan lingkungan yang beragam. Karena itu, mahasiswa
perlu mengenal kehidupan kampus sekaligus membangun kebersamaan dalam bingkai
kebhinekaan.
Selain itu, Muhammad Abdullah juga menyampaikan tiga pesan utama
kepada mahasiswa baru.
Pertama, menjunjung
tinggi ilmu dan akhlak.
Menurutnya, kemampuan
akademik harus berjalan beriringan dengan moral dan akhlak.
“Ilmu tanpa akhlak bagaikan pohon tanpa buah, ilmu tanpa akhlak akan
mudah menjadi tidak terhormat. Karena itu, ilmu dan akhlak harus berjalan
bersama,” tegasnya.
Kedua, aktif dan
kreatif.
Mahasiswa tidak hanya
dituntut mengikuti kegiatan perkuliahan, tetapi juga perlu aktif dalam berbagai
kegiatan akademik maupun nonakademik.
Ia mendorong mahasiswa
untuk mengembangkan potensi melalui organisasi kemahasiswaan, namun tetap
menjaga keseimbangan antara aktivitas organisasi dan perkuliahan.
“Mahasiswa harus aktif
dalam perkuliahan dan juga aktif dalam organisasi. Keduanya harus berjalan
bersama,” katanya.
Ketiga, menjaga
persatuan dan saling menghargai.
Muhammad Abdullah
menekankan bahwa mahasiswa STKIP Muhammadiyah Kalabahi berasal dari berbagai
latar belakang.
“Perbedaan bukan alasan
untuk kita bercerai-berai. Perbedaan merupakan aset untuk kita saling belajar
dan saling menghargai,” ujarnya.
Menurutnya, semangat
kebhinekaan harus menjadi bagian penting dalam kehidupan kampus, sehingga
mahasiswa mampu hidup berdampingan, menghormati perbedaan dan membangun
persatuan.
Selain itu dalam kesempatan
tersebut, Muhammad Abdullah juga meminta para dosen, tenaga kependidikan dan
mahasiswa senior memberikan pendampingan kepada mahasiswa baru selama menjalani
proses pendidikan.
“Bimbing mahasiswa baru
dengan sebaik mungkin. Jadikan mereka sebagai saudara, sebagai keluarga, dan
sebagai anak dalam membimbing mereka menjadi seorang guru yang profesional,”
pesannya.
Ia juga mengajak seluruh civitas
akademika menciptakan suasana kampus yang positif, religius dan mendukung
perkembangan mahasiswa.
Mahasiswa, lanjutnya,
perlu dipersiapkan tidak hanya dari sisi ilmu pengetahuan, tetapi juga
karakter, penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK), kemampuan
berorganisasi, serta sikap menghargai perbedaan.
Hal tersebut sejalan
dengan tema PKKMB Tahun Akademik 2026/2027, yakni “Membangun Generasi yang
Islami, Unggul dan Berdaya Saing Global Berbasis Karakter, IPTEK serta
Kebhinekaan.”
Pada akhir sambutannya sebelum membuka kegiatan ini Ketua STKIP Muhammadiyah Kalabahi juga memperkenalkan secara langsung para pimpinan program studi kepada seluruh peserta PKKMB yakni
1.
Program Studi PGSD dipimpin
oleh Jamra Lapung, M,Pd. dan Mahmud Abdullah Noho, M.Pd
2. Program
Studi Pendidikan Matematika dipimpin oleh Fadhillah A.H. Likur, M.Pd. dan
Nurdin Rahim, M.Pd.
3. Program
Studi Pendidikan Kepelatihan Olahraga (PKO) dipimpin oleh Jaka Pratama Galeko,
M.Pd. AIFO-P dan Patris Lengmani, M.Pd.
4. Program
Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) dipimpin oleh Sudarto
Lukman Lema, M,Pd. dan Mi’raj Kamahi M.Pd.
5. Program
Studi Pendidikan Teknologi Informasi (PTI) dipimpin oleh Fahmidin Said, M.Kom.
Setelah itu, kegiatan PKKMB ini dibuka secara langsung oleh Ketua
STKIP Muhammadiyah Kalabahi dan dilanjutkan dengan agenda Pembekalaan kepada
131 Mahasiswa baru STKIP Muhammadiyah Kalabahi sesuai dengan jadwal yang telah
disediakan oleh Panitia Penyelenggara.
a




0 Komentar